Piye Kabare, penak jamanku tho ?

Piye?? Enak Jamanku tho

Piye?? Enak Jamanku tho

Gambar Piye Kabare diatas, design dari @nobodycorp. Gambar ini merupakan bentuk sinycal parodi dari gambar suharto yang banyak beredar di masyarakat, utamanya di bak truk bagian belakang. Di gambar tersebut, ada potret suharto dengan senyum khas nya, “Smiling General”, kemudian ditambahkan kata2: “Piye Kabare? Isih kepenak jamanku tho?

Saya tidak tahu, apa motif orang untuk menyebarkan gambar itu. Selain itu, bukan itu yang saya akan bahas.

Akhir-akhir ini saya tertarik beberapa orang yg mengkritik dengan cara sinis. Dulu saya menganggap bahwa sinisme itu rendah sekali, bahwa hal itu sangat-sangat banal. Namun belakangan, saya perlu mengkoreksi diri atas hal tersebut. Ternyata ada beberapa orang yg melakukan kritik dengan cara sinis .tetapi pesannya tersampaikan, karena sangat menyentuh buat yang membacanya, sedangkan bagi yang dikritik, ya tergantung oragnya juga :)

Salah satu yang membuat terkesan, adalah @rahung. Dia melakukan kritik kepada Sby via twitter, tentang masih banyaknya Orang Miskin di Indonesia. Kritik yg dilakukan @rahung tersebut, sangat sinis. Baik kata-katanya maupun timing nya.

Kenapa saya sebut timingnya sebagai bagian dari sinisme? Kritik @rahung kepada Sby dilakukan tidak lama setelah Sby merilis akun twitternya secara resmi melalui media massa. Di tweet pertamanya, Sby membuka dengan “halo” dan selanjutnya dia mengabarkan aktivitas kesehariannya juga melaporkan hal lainnya secara formal khas Sby.

Selain itu Sby juga memposting beberapa fotonya berikut Istri, anak, menantu dan cucu2nya. Dalam foto itu kelihatan nyaman sekali, mereka. Terlihat sebagai sebuah keluarga yg harmonis tanpa kekurangan satu apapun. Semuanya berpakaian bagus dan sangat rapi. Sedang duduk di Meja Makan menunggu makanan dihidangkan. Saya tebak, pasti makananya lezat dan higienis.

Selain itu juga ada foto bersama di alam terbuka, sepertinya di sebuah ranch atau lapangan golf. Mereka semua tetap rapi meski berpakaian sporty, kelihatan hangat sekali.

Namun apa yg @rahung lakukan? dia mengirimkan bertubi tubi tweet kritis dg kata2 sinis yg di attach dengan foto-foto anak indonesia.
Foto2 anak Indonesia tersebut menunjukkan betapa masih banyaknya mereka yang hidup tidak layak, kehilangan masa kanak karena harus bekerja dengan beban seperti orang dewasa, fasilitas sekolah yang sangat tidak layak, dan lain sebagainya.
Hal itu sangat kontradiktif dengan kehidupan sang presiden nya.
Serba nikmat, seba glamour dan serba wah.

Tweet @rahung memang sinis tetapi menyentuh dan berkesan. Saya setuju dengan quote dia, kalaupun Sby tidak memperhatikan tweetnya tetapi kita semua tahu dan sadar bahwa ada saudara2 kita yang bernasib kurang beruntung seperti itu. Kita semua disadarkan bahwa ada ketidak adilan yang parah yang sedang terjadi di negeri ini.

Kemudian, tentang desain gambar diatas.
Itu juga sebuah penyadaran. Bahwa masa kemakmuran yang disebut-sebut di jaman suharto adalah kemakmuran semu. Kepalsuan ada dimana-mana. Dan yang paling mengerikan adalah represi negara begitu kuat mencengkeram maka kekuasaan menjadi sangat berdarah-darah..
Uuuuh..Ngeriiiiii…

21Apr2014

About these ads

6 thoughts on “Piye Kabare, penak jamanku tho ?

  1. Tidak setuju…..

    Harus jujur pada hati nurani.
    Memang saat itu lebih baik.

    Bahkan nyawa lebih murah sekarang daripada dulu.
    Teroris di mana mana.
    Kematian munir , marsinah. dan lain lain.
    Pelaku pembunuhan sekarang bisa dari semua lapisan masyarakat.
    Lebih berbahaya .

    Korupsi merajalela dari desa s/d pusat. Untuk menjadi kepala dinas harus setor uang pada bupati itu sudah menjadi rahasia umum. Demikian juga pilkada.

    Sekarang orang jujur di PNS akan HANCUR. Karena akan segera di NON JOBkan oleh bupati.

    apalagi di DPR . korupsi berjamaah.

    Indonesia sekarang sudah carut marut di semua sisi.

    Mulai dari ketua parpol korupsi sapi , dan lainnya.

    Arah pembangunan tidak jelas.
    Semua berpikir politik.

    Mendambakan jaman pak harto dimana ada swasembada pangan.
    Trilogi pembangunan . pelita 5 tinggal landas.
    pendidikan pmp dan p4.
    Tentrem.

  2. @doni Terimakasih sudah mampir di Blog saya. Meski yang anda sampaikan tentang Suharto adalah Delusional, tetapi saya tetap menghargai pendapat anda dan tidak penting untuk diperdebatkan.Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s