Hari ini BBM naik lagi

Setelah sekian waktu disosialisaikan ke rakyat, kalo BBM akan naik, dan pemerintah cenderung maju mundur untuk menentukan keputusan ini. Akhirnya keputusan itu diumumkan juga. Beribu orang turun ke jalan, mendatangi SPBU terdekat, guna tuk dapatkan BBM dengan harga sebelum dinaikkan. Antrian panjang pada SPBU ada dimana-mana. Tidak cuma sepeda motor atau mobil omprengan dan bahkan mobil mewah pun pengen dapatkan BBM murah. Benar-benar ga punya malu…..Akh…mana ada di negeri yang disebut dengan malu??
Sabtu siang pergi ke SPBU, antrian masih juga ada, meski tak sepanjang kemarin. Sudah 2 hari ini motor jalan dengan bensin eceran. Beli 1 liter juga sdh cukup, agar motor masih bisa jalan. Nanti kalau mau habis, beli lagi. Tapi nyatanya tak bisa seperti itu terus2an, karena tidak semua ruas jalan ada penjual bensin. Dan kekhawatiran lain adalah “ketidakpercayaan” tentang bensin yang dijual di pinggiran jalan. …akh, kenapa orang2 miskin selalu dicurigai ???
Mengantri secara tertib dan disiplin adalah mengasyikkan. Semua orang, tak peduli dia siapa, tak punya hak istimewa. Semuanya sama. Siapa yang duluan ada didepan dan yang datang belakangan ada di belakang. Petugas POM bensin juga lebih mudah dalam bekerja. Karena dia tinggal menyodorkan ujung selang ke lobang tanki kendaraan dan mengisinya, tanpa harus repot untuk menertibkan orang-orang yang tidak tertib. Keadilan, kejujuran, ketertiban dan kedisiplinan itu membuat segalanya menjadi tenteram. Tapi kenapa negeri ini tidak bisa seperti itu dalam segala hal?
Tiba waktunya saya ada di deretan depan, tinggal menunggu 2 orang lagi depan yang sedang dalam pengisian dan akan diisin bensin. Ada beberapa dialog yang sempat terdengar antara petugas POM bensin dengan pembeli didepan tersebut.
Petugas Pom : Isi berapa bu?
Pembeli : 10ribu pak
Petugas pun langsung menekan tombol2 di mesin pengisi dan bensin diisikan.
Tertulis di meteran jumlah liter yang diisikan: 1,6Litre.
Petugas Pom : 10 ribu Cuma dapat 1,6 liter. Biasanya bisa dapat 2 literan lebih.
Maaf ya bu…..
Pembeli tak ngomong apapun cuma mengangguk dan tersenyum…
Selanjutnya adalah pembeli kedua, yang posisinya tepan didepan saya. Dia keluarkan uang seratus ribunya dan minta diisi 4 liter untuk Tiger nya.
Petugas pun mengisi 4 liter pada Tiger nya. Setelah bensin diisikan, uang kembalian pun diserahkan.
Petugas Pom : Kembaliannya 76 ribu Pak. Kalo saja tidak naik cuma 17 ribuan harga bensinnya. Sekarang jadi 24 ribu. Maaf pak…
Pada giliran motor saya untuk diisi, kusodorkan 12 ribu ke petugas Pom bensin, sembari kubilang “2 liter pak”. Petugas POM bensin pun berkata lirih kepada saya; “12 ribu Cuma dapat 2 liter, kemarin dengan 10 ribu saja tanki vario ini sudah lumayan penuh. Yah harus bagaimana lagi, jika memang keadaanya seperti ini. Maaf ya Pak”
Dan jawabku “ Terima Kasih Pak”.
Petugas POM bensin itu bukanlah Andi Malarangeng yang mewakili SBY. Dan diapun bukan mewakili staf ahli menteri keuangan yang membuat perhitungan2 tertentu tentang Makro Ekonomi sehingga dibuat suatu kesimpulan bahwa bensin harus naik demi menyelamatkan keuangan negara. Bahkan dia pun bukan mewakili Pertamina meskipun di tempat kerjanya banyak terpampang brands pertamina. Dia Cuma mewakili dirinya sendiri, yang sedang berhadapan secara langsung dengan Rakyat. Karena akibat dinaikkannya (oleh pemerintah) apa yang selama ini dijualnya, semua orang (miskin) menjadi bertambah susah. Tidak terkecuali dirinya sendiri…
Tapi kenapa dia harus minta maaf kepada setiap orang, sedangkan semua orang pun tahu kenaikan BBM bukanlah karena dia??. Bapak itu bukan sedang meminta maaf karena melakukan suatu kesalahan, tetapi dia sedang mengambil perannya sebagai manusia biasa yang tidak tega melihat orang lain mengalami kesusahan.
Jika petugas pom bensin saja mempunyai empati begitu tinggi bagaimana dengan penguasa kita??
Renon-Denpasar
24 Mei 2008

5 thoughts on “Hari ini BBM naik lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s