Pada pijakan pertama kakiku diatas pasir, terdengar seperti…

Pada pijakan pertama kakiku diatas pasir, terdengar seperti orang berbisik dari belakang:
“No sun will shine in my day today
The high yellow moon won’t come out to play”

“Ah, kata siapa?” sembari kepalaku menengok ke belakang, tak ada siapa-siapa.
Hanya penjual minuman dengan speaker hitam bertuliskan JBL di atas mejanya.
Ketika aku tengok, penjual itu sedang meringis.
Tentu saja bukan denganku.

Ada pembeli di Cafe kecilnya, dan ia sedang ngobrol denganya.
Seorang cewek cantik dengan bikini. Tinggi semampai.
Kulitnya putih, batinku.
Jelas saja, lha wong Bule!!.

Lalu, laki-laki penjual minuman bewajah melayu berkulit hitam dengan tato dimana-mana itu menyodorkan sebotol bir kepadanya.
Sambil tersenyum.
Tentu saja.
Ada maksudnya ?
Ndak tau.. tanyakan saja padanya.

Where is the love to be found?
Won’t someone tell me?
Cause my life must be somewhere to be found

Barangkali itulah yang membawa bule cantik tinggi semampai datang kemari.
Membawa rentetan cerita dan kisah hidupnya kesini.
Mungkin juga kegagalanya.
Atau tumpukan kesuksesan hidup yang ternyata membosankan.

No chains around my feet,
But I’m not free, oh-ooh!
I know I am bound here in captivity

Begitu si cantik itu sampaikan kepada teman barunya.
“saya benci dikekang keadaaan” keluhnya.

Dan Matahari pun pelan-pelan pulang ke sangkarnya.
Langit berubah gelap.

#bali #sunset #kuta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s