Cekerasa Ceker Beku dalam Kemasan

Meski sudah kaya raya, lelaki ini tidak pernah pudar semangat untuk membuat rintisan usaha baru yang inovatif dan kekinian. Meski sudah sering bikin usaha dan lalu tutup, diantaranya ada yang bangkrut dan ada juga yang kukut, tidak pernah menyurutkan niatnya untuk menelurkan bidang usaha baru yang sesuai dengan passionnya.
Ceker Pedas BekuTak terhitung berapa banyak model usaha yang pernah dirintisnya. Yang masih bisa saya ingat adalah; usaha ikan bandeng beku yang sebelumnya telah dimutilasi durinya hingga menyisakan dagingnya saja. Usaha ini sempat berkibar, lalu kemudian harus berhenti, entah karena apa. Selanjutnya adalah usaha kaos bergambar candi-candi, yang sayup-sayup keberadaanya lalu lenyap tak ada kabar beritanya.
Kemudian ternak lele dengan cara remote, yaitu kolam ikannya ada di timur jawa sedang dia bermukin di barat Jawa. “Ternak dengan teknik model baru”, katanya. Yang ini juga tidak tau kelanjutan ceritanya.

Sampai kemudian saya menerima sebuah paket darinya. Isinya; 4 bungkus makanan dalam wadah plastik yang sebelumnya sudah dihilangkan udaranya (divacuum). Di packing dengan bagus, cukup kuat, sehingga pada waktu menerimanya tak terlihat bocor atau rusak. Masih utuh seperti sebelum dipacking.

Nama makanan itu Cekerasa. Setiap bungkus berisi 4 buah ceker (kaki ayam) yang sudah dimasak dan dibumbui sesuai dengan pilihan rasanya.
Ada 4 pilihan rasa, yaitu Lada Hitam, Pedas, Pedas Manis dan Keju.

Katanya, makanan itu dikirimkan dari Jakarta hari senin siang. Saya terima di Bali hari rabu sore. Karena radang tenggorokan, saya menunda mencicipnya 3 hari, sehingga baru hari sabtu saya mencobanya. Makanan ini dibuat tanpa pengawet khusus, 3 hari perjalanan pengiriman dan 3 hari ngendon di kulkas, ternyata tidak mengubah kualitasnya. Tetap segar.

Sebungkus ceker rasa pedas kami buka, dipanasi sebentar dengan sedikit minyak.
Kebetulan, hari itu ada sambal yang baru dibikin oleh istri saya, maka sekalian disajikan sebagai tambahan. Cekernya empuk, meski tidak sampai nyunyut. Sehingga tekstur daging ceker yang sedikit liat karena bercampur otot, tetap terasa. Bumbunya juga sedep, dan relatif sudah cukup pedas tanpa harus ditambahkan sambal. Ceker pedas ini cocok untuk selalu ada di kulkas anda, dinikmati saat rindu orang tua atau rindu tanggal gajian.
Ceker Pedas Beku

Selanjutnya kami buka Cekerasa rasa lada hitam. Panaskan sebentar diatas wajan dengan sedikit minyak panas lalu hidangkan.
Awalnya asumsi saya, yang rasa lada hitam ini bakalan terasa manis karena terlihat coklat seperti warna daging dikecapin. Ternyata salah.
Rasanya cukup pas dan merata. Antara manis, gurih dan asin nisbi seimbang. Bumbu lada hitamnya merasuk ke daging bagian dalam. Meski begitu, rasa pedas lada hitam tidak mendominasi berlebihan, sehingga merusak komposisi rasa. Cukup seimbang.

Saya tidak sungkan untuk menaruh cekerasa lada hitam ini kedalam list makanan favorit saya minggu ini.

Cekerasa lada hitam ini juga pantas untuk selalu ada di kulkas anda. Bisa anda suguhkan saaat teman-teman datang ke rumah, untuk sekedar ngopi atau cari utangan.

Cekerasa ini sebenarnya belum dirilis secara resmi oleh penjualnya, masih menunggu nogodino (hari baik) yang pas. Tetapi jika dipaksa, pemiliknya bersedia menjual kepada orang-orang tertentu yang menurut dia layak untuk membelinya. Jika anda adalah orang yang layak untuk membelinya, silahkan hubungi dia di Nomer ini : 081349751707

Iklan

Warung Kopi Tjap Giling

Kalo sedang di Malang, patutlah anda mencuba Warung Kopi yg satu ini.

Tempatnya homy dalam arti yg harifiah. Karena memang Warung ini adalah rumah yg ditinggali oleh pemilik warkop sekaligus baristanya.
Ruangan warkop nisbi kecil tetapi cukup nyaman untuk anda yg memang berniat ngopi.

Ada banyak pilihan biji Kopi dan metode seduh. Yang bisa anda rasa.
Warung-Kopi-Tjap-Giling-Malang
Jika bingung mau minum Kopi yang mana, tanyakan saja ke baristanya.
Beliau cukup jeli dan komunikatif dalam memberi penjelasan dan menawarkan alternatif minuman apa yang cocik untuk pelanggannya.

Harganya juga cukup murah, tidak bakal menguras dompet meski sekarang sedang “kere”.

Untuk menuju ke Warung ini;
Jika anda tidak “menguasai” kota Malang dengan baik, sebaiknya ikutlah panduan di google maps dengan serius. Sebab lokasinya sungguh “nylempit”.

Karena nylempit itulah, baiknya jangan bawa Mobil jika hendak kesitu. Naiklah kendaraan roda 2 atau bayar Ojek online untuk mengantar. (at Kopi Tjap Giling)

Lokasi Kopi Tjap Giling :
Kedai Kopi tjapGiling
V, Jl. Raya Candi VD No.135, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur 65149

Google Maps:
https://goo.gl/maps/6oFYncamDGB2

Sebuah Rencana

Rencana
Anggap saja ini rencana kita berdua.
Menenteng kursi lipat, dengan ransel kecil berisi air minum, buku dan makanan ringan.
Menuju atas bukit yang tidak terlalu tinggi.
Menikmati senja di atas sana, sembari membaca buku.
Sesekali mata kita melirik dan lalu bersirobok
Kemudian tertawa.
Tanpa perlu membuka mulut, kita sudah saling mengerti.
Masalah di dunia ya begitu-begitu saja.
Yang bikin rumit adalah tafsirnya.
Sedang yang membuat sedih adalah sambatannya

Lokasi: Campuhan Ridge Walk, Ubud

Tabung Oksigen

Beberapa hari lalu, saya mencari tabung oksigen untuk seorang teman yang sedang sakit.
Karena saya sedang berada di tempat yang agak jauh, saya googling dimana suplier tabung oksigen yang ada di Malang.
Ada beberapa web yang menawarkan penjualan dan penyewaan tabung oksigen.

Saya tertarik untuk meneliti salah satu web yang berada di peringkat atas dengan kata kunci pencarian yang berhubungan dengan penjualan atau penyewaan tabung oksigen di Malang. Saya rekam nomer telpon dan alamatnya.
Kemudian saya lanjutkan membuka web lainnya dengan domain yang berbeda dibawahnya, ternyata nomer telpon dan alamtnya sama dengan yang diatas. Saya lanjutkan lagi terhadap beberapa web. Dan beberapa web tersebut mengarah kepada satu tempat.

Itu adalah teknik SEO model lawas yang bisa membuat satu bahkan beberapa halaman google dikuasai oleh satu destinasi. Ini bisa terjadi karena kompetisi rendah di kata kunci tersebut atau pesaingnya tidak serius untuk melakukan optimasi pada web yang mereka miliki.

Karena kebutuhan mendesak, saya pun menghubungi penjual tersebut. Harga yang ditawarkan terbilang mahal dan penjualnya pun sangat tidak menolong (unhelpful). Tidak mau mengantar barang yang dibeli dan saya harus menunggu sampai hari senin (saya telpon dia di hari sabtu) untuk bisa mengambil barangnya.

Kemudian saya mencoba mencari penyedia tabung oksigen di situs iklan baris yang paling hits saat ini. Ketemu dengan beberapa nama, tetapi lagi-lagi kejadiannya mirip-mirip saat googling. Iklannya banyak tetapi penjualnya satu. Saya menghubungi salah satunya. Penjualnya cuma menjual atau menyewakan tabung oksigen ukuran kecil dan itupun harus ambil sendiri. Serta tidak menjamin bisa melayani refill setiap kita memerlukanya.

Pedagang yang menjual barang lewat online tetapi tidak bersedia mengirimkan barang jualanya itu seperti orang yang mau buang air besar tetapi tidak sudi menghirup bau tainya sendiri.

Setelah mencoba beberapa kombinasi kata kunci dengan tambahan nama kota ternyata menghasilkan yang itu-itu saja, saya menghilangkan kata Malang dan menggantinya dengan Surabaya. Menghasilkan beberapa web yang menyediakan jasa penyewaan dan penjualan tabung oksigen.

Satu web yang berada di urutan atas saya buka dan setelah membaca isinya, mencatat nomer Hp, langsung saya telpon.

Penjualnya ramah dan sangat menolong. Dijelaskan tentang macam-macam tabung yang dijual, harga tabung berikut regulator serta bersedia mengirim sampai Malang, meski tokonya ada di Surabaya.
Harga yang ditawarkan juga jauh lebih murah dari harga yang ditawarkan oleh 2 penjual yang sebelumnya sudah saya ceritakan diatas.

Saya memesan tabung besar 6 M3, regulator, sekaligus meminta mereka mengisi oksigen tabung tersebut sampai penuh. Sebab kebanyakan tabung oksigen baru hanya diisi sepertiga oleh pabrik.

Harga tabung oksigen 6 m3 berikut regulator, isi full oksigen dan ongkos kirim ke Malang, totalnya adalah Rp. 1.560.000.
Si penjual hanya minta dibayar sepertiganya saja sebagai uang muka. Dan sisanya boleh dibayar setelah barang sampai di rumah.

Standar moral dan etika bisnis untuk beberapa usaha yang bersinggungan dengan kemanusiaan memanglah berbeda dengan bidang usaha yang lainya.
Selain, tentu saja soal kejujuran ada hal lain yang patut dimiliki oleh pedagang pada bidang usaha ini.

Yaitu membuat mudah segala urusan yang dibutuhkan oleh calon pembeli dan memberi bantuan yang menyenangkan kepada pembelinya. Sebab, sebagian besar orang yang membutuhkan jasanya adalah orang yang butuh pertolongan. Dan sepatutnya penjual ini memberikan pertolongan seperti penjual tabung oksigen dari Surabaya itu.

Saya sama sekali tidak mengenal penjual tersebut sebelumnya, tidak pernah bertemu denganya hingga sekarang. Setelah urusan pembelian oksigen selesai, kemudian saya mengirimkan ucapan terimakasih atas bantuannya via SMS, dan saya tidak pernah berhubungan lagi denganya hingga sekarang.

Tetapi saya ingin berterima kasih padanya melalui tulisan ini.
Jika anda membutuhkan tabung Oksigen kesehatan, bisa menghubungi carolina perdana. Kontak saja Ibu Ika di +628113336559 atau 082244756559. Orangnya ramah dan sangat membantu. Anda bisa googling dengan kata kunci “carolina perdana oksigen” untuk melihat websitenya. Meski mereka menggunakan domain gratisan dan tampilan web yang ala kadarnya, tetapi mereka bisa dipercaya.

Tulisan ini bukan advertorial, bukan promosi juga bukan berniat membuat back link. Saya tidak menyisipkan link carolina perdana di postingan ini.
Sekedar ingin memberikan informasi kepada anda yang sedang membutuhkan tabung oksigen untuk keperluan medis. Tempat dimana penjual yang baik dan bisa dipercaya untuk memenuhi kebutuhan anda.

Selain itu, jika anda punya usaha di bidang alat kesehatan atau tertarik membuat usaha sejenis ini, saya kasih tau. Pencarian di google dengan kata kunci yang berhubungan dengan peralatan medis cukup tinggi. Tetapi kompetisinya minim banget.
Ini adalah kesempatan buat anda untuk memperbesar pangsa pasar anda.
Bikinlah web yang bagus, yang mudah diakses dan mudah dibaca serta dimengerti. Lalu optimasilah dengan baik. Bikin yang search engine friendly, supaya mudah ditelusuri oleh calon pembeli anda.

Tetapi ingat. Berbisnislah dengan baik, jangan berbisnis online seperti orang buang air besar yang tidak mau menghirup bau tainya sendiri.

Note: untuk isi ulang oksigen di malang, bisa menghubungi UD Wirantono di Jl Aris Munandar 0341 326788 – 0341 353023

Diomelin

Sembari mencukur anak saya. Asep, pencukur rambut langganan kami, bertanya

Apa nih yang lagi populer, sekarang?

Belum saya membuka mulut untuk menjawab atau sekedar menggeleng, Asep sudah bergegas menjawabnya.
Ahok !

Dimana-mana (maksudnya di Facebook) orang ngomongin ahok.
Akhirnya saya ikutan.
Di fb nya kubu ahok, saya menjelek-jelekan Ahok.
Di fb yang isinya anti Ahok, saya memuji-muji ahok dan mengecilkan yang lain.
Akhirnya…
Saya diomelin dan dimaki-maki.
Saya hitung, lebih kali, 600 orang yang maki-maki saya.

Busyet…..

Saya dan Asep pun tertawa bersama.

 

Tidak Ada Gunanya

Wanita itu taksiran saya berusia sekitar 50 tahunan. Wajahnya terlihat lebih tua dari usianya. Kulit mukanya hitam, mungkin karena terlalu sering terpapar matahari, meski kerut wajah belum terlihat banyak. Berjalan di pinggiran jalan aspal yang menghubungkan antar desa, sewaktu saya berhenti mengisi bensin di sebuah warung bensin eceran.
Sembari berjalan, tangannya keatas memegang tampah yang tersunggi di atas kepala.
Tak-Ada-Guna
Ia menjual kacang dan ketela rebus. Juga pepaya yang dipotong kecil dan masing-masing sudah dimasukkan dalam plastik transparan. Saya menghentikan langkahnya, lalu mengulurkan uang.
“Beli apa ?”
“Kacang dan Ketela rebus”
“Ini semua ?” tanganya memegang uang yang baru saja saya ulurkan.
Saya menganguk.
Kemudian dia terlihat bingung. Sambil mencari-cari sesuatu.
“Maaf, saya tidak ada kresek”
Saya ingin mengatakan, tidak perlu tas kresek. Namun, tentu saja saya akan kesulitan membawanya. Lalu saya teringat ada tas kresek di dalam jok motor. Kemudian saya serahkan padanya.
Beberapa potong ketela dan kacang rebus dimasukkan kedalam tas kresek itu.
Lumayan banyak, mungkin sepertiga dari dagangan yang disungginya.

Terpikir, jika ketemu lagi dengannya akan saya berikan simpanan tas kresek yang ada di rumah.
Di rumah ada banyak tas kresek yang sudah dilipat kecil-kecil oleh Istri saya. Kresek bekas belanjaan kami. Sebagian sudah dimanfaatkan untuk kantong sampah, tapi masih tersisa banyak. Diantaranya bahkan sudah rusak, karena sudah cukup lama disimpan.

Berselang beberapa bulan, di suatu petang yang sudah hampir habis berganti malam. Saat melintas di jalan yang sama untuk perjalanan pulang, saya berpapasan denganya.
Seperti biasa, saya lupa.
Tidak hanya dengan keinginan untuk memberikan tas kresek, juga lupa tentang Ibu penjual kacang dan ketela rebus itu.
Sesampai di rumah, ada sesuatu mengganjal di benak saya. Dan lalu teringat dengan janji tas kresek yang meski tidak terucap tetapi sudah diniatkan.

Niat baik hanyalah angan-angan, jika bukan dilaksanakan.
Seperti buku dengan sampul bagus namun kosong isinya. Tidak ditulis apapun.
Tidak ada gunanya…..
Tidak ada gunanya!